FAKTOR PENYEBAB DAN GEJALA EJAKULASI DINI

7 Penyebab Ejakulasi Dini, Jaga Agar Tidak Keburu Klimaks!

Saya rasa ejakulasi dini memang menjadi masalah yang sering dialami laki-laki dan hal ini bisa saja bersifat sementara bahkan permanen. Ejakulasi adalah kondisi di mana tahap klimaks terjadi sebelum penetrasi dilakukan. Semua pria pasti pernah mengalami yang namanya ejakulasi dini hal ini normal ketika hanya terjadi 1-2 kali saja namun ejakulasi dini tidak dapat dikatakan normal ketika terjadi berulang-ulang. Ada beberapa faktor penyebab pria mengalami ejakulasi dini nah apa saja sih faktor penyebab ejakulasi dini, simak ulasannya berikut.

1. Stres

Stres yaitu tekanan yang terjadi dalam pikiran yang menimbulkan resksi pada tubuh pada saat terjadi. Stres tidak hanya mengakibatkan gangguan sistem kerja reproduksi tetapi juga menimbulkan gangguan fisik maupun mental. Orang yang mengalami stres pastinya tidak dapat menikmati hubungan intim dengan pasangan, untuk itu konsultasi lah kepada dokter hal apa saja yang dapat memicu stres.

2. Pengalaman Traumatis

Pengalaman yang dapat menimbulkan trauma juga menjadi faktor penyebab pria mengakami ejakulasi dini. Saya beri satu contoh misal pada waktu lampau seseorang pernah dilecehkan atau mengalami kondisi yang tidak seharusnya terjadi seperti tertangkap basah melakukan orak seks. Hal inilah yang menjadi pemicu seseorang tidak dapat menikmati kembali bagaimana berhubungan intim yang semestinya.

3. Sering Onani

Kebiasaan buruk ini juga menjadi penyebab orang mengalami ejakulasi dini. Hal ini dikarenakan kondisi di mana pada saat onani seseorang memaksa otak untuk mengeluarkan sperma dengan cepat karena takut ketahuan oleh orang. Hal ini dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi kebiasaan buruk.

4. Takut tidak memuaskan pasangan

Memiliki rasa takut karena nantinya tidak mampu memuaskan pasangan juga dapat menjadi salah satu penyebab ejakulasi dini. Hak ini menjadi sugesti yang tertanam dalam pikiran sehingga membuat seseorang tidak percaya diri dengan kemampuannya.

Nah itulah beberapa faktor penyebab seseorang mengalami ejakulasi dini. Sebenarnya masih banyak beberapa faktor yang dapat menyebabkan ejakulasi dini seperti memiliki penyakit tertentu yang mengganggu sistem klimaks pada pria. Faktor ini tentunya mengharuskan kita untuk berkonsultasi dengan dokter karena diagnosis dokter lebih tepat ketimbang kita hanya mencari informasi dengan seseorang atau di Internet. Biasanya setelah mendiagnosis dan dokter sudah mengetahui hal apa yang menyebabkan seseorang mengalami ejakulasi dini akan memberikan penanganan untuk tahap penyembuhan yang lebih lanjut. Ejakulasi dini memiliki gejala yang dapat dikenali dengan mudah karena memang masalah ini adalah masalah yang paling banyak dialami pria. Nah berikut gejala ejakulasi dini yang dapat dikenali dengan mudah simak ulasannya berikut.

Seperti yang sudah dibahas di atas ejakulasi adalah kondisi di mana pria mengalami klimaks yang begitu cepat bisa sebelum melakukan hubungan intim atau saat sedang melakukan hubungan intim. Nah gejala ejakulasi dini sendiri yaitu terlalu cepat mencapai klimaks, Namun kalian harus dapat mengenali apakah klimaks yang terlalu cepat ini memiliki durasi atau tidak. Karena jika klimaks masih memiliki durasi 1-2 menit atau bahkan lebih seseorang tidak dapat dipastikan mengalami Ejakulasi dini. Yang benar yaitu ejakulasi dini terjadi pada saat sebelum melakukan penetrasi atau sedang melakukan penetrasi dan ejakulasi dini tidak memiliki durasi, hal inilah yang membedakan ejakulasi dini dan dijadikan sebagai gejalanya.

Nah itulah beberapa informasi seputar penyebab ejakulasi dini dan bagaimana gejala yang dapat dirasakan. Untuk mengetahui penyebab apa yang membuat seseorang mengalami ejakulasi dini datanglah ke dokter untuk berkonsultasi dan di diagnosis agar lebih jelas dan akurat.

Memilih Obat Yang Aman Untuk Balita dan Anak

Sebagai orang tua pasti tidak ingin apabila sang buah hati sakit. Biasanya orang tua akan siap sedia berbagai obat anak jikalau sang buah hati tiba-tiba sakit atau cidera. Ada banyak sekali obat untuk anak yang beredar dipasaran. Yang dapat dengan mudah dibeli di apotek. Obat-obatan tersebut tentunya memiliki khasiat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, orang tua harus teliti memilih obat sang buah hati

Berikut adalah tips untuk orang tua dalam memilih obat untuk sang buah hati

  1. Pelajari merek dan pabrikan obat

Tiap merek obat memiliki khasiat dan efek samping yang berbeda. Ya, setiap obat pasti memiliki efek samping. Karena obat tersebut sejatinya adalah bahan kimia pabrikan. Tetapi pasti sudah sesuai dengan aturan kementrian kesehatan. Lalu perhatikan izin edar pada kemasan obat. Karena banyak juga obat yang ilegal.

  1. Sesuaikan dengan kebutuhan anak

Pilih obat yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan anak. Misalkan untuk mengatasi mual dan muntah anak. Cari obat khusus mual dan muntah anak, jangan sampai salah beli obat seperti obat mual dan muntah setelah operasi. perhatikan baik-baik kemasan produk obat tersebut.

Jangan juga membeli obat yang bukan diperutukan untuk usia anak-anak dan balita.

  1. Pilih obat yang sesuai dengan usia anak

Dosis obat harus disesuaikan dengan umur anak. misalkan obat demam untuk balita, berbeda dengan obat demam untuk anak umur lebih dari lima tahun. Cermati pada kemasan obat, apakah dosis yang ada pada obat sesuai dengan kondisi anak anda. Contohnya rhinos obat pilek bayi, pasti memang ditujukan untuk umur bayi atau balita.

  1. Perhatikan dosis obat

Kesalahan dosis bisa berakibat fatal. Terlebih jika terjadi pada anak. bahkan bisa menyebabkan keracunan. Bukannya kesehatan yang diperoleh malah menyebabkan celaka pada anak. keracunan obat masih sering sekali terjadi. banyak sekali orang tua yang memilih obat tanpa konsultasi dengan dokter.

  1. Konsultasi dengan dokter

Yang paling penting orang tua harus tetap dalam anjuran dokter. Untuk meminimalisir kesalahan dalam memilih obat. Saran yang diberikan dokter biasanya sangat spesifik. Jadi sudah pasti obat yang dipilih aman.