Distributor Pulsa Termurah di Jakarta

Mencari distributor pulsa termurah di Jakarta sebenarnya gampang-gampang susah karena biasanya harga yang murah belum tentu bagus pelayanannya. Kebanyakan harga-harga pulsa yang murah malah pelayanannya sangat lamban sekali ketika melakukan pengisian pulsa. Sehingga jika agen pulsa memilih distributor pulsa yang murah maka akan menjadi sulit dipercaya oleh pembeli. Pembeli malah akan merasa enggan untuk membeli pulsa lagi di tempat agen tersebut karena dirasa sangat lamban dan kurang memuaskan. Untuk itu, jika anda bermaksud mendaftar menjadi agen pulsa khususnya di daerah Jakarta, sebaiknya jangan mudah tergiur dengan harga yang ditawarkan. Ketahuilah dulu seluk beluk distributor pulsa tersebut apakah mereka sudah dipercaya oleh banyak agen pulsa yang menggunakan jasanya atau tidak. Jangan sampai salah memilih distributor pulsa.

Pada dasarnya, pendaftaran menjadi agen pulsa dilakukan dengan melalui tiga tahap yaitu mendatangi distributor pulsa dan melakukan pendaftaran, isi deposit pulsa dengan saldo secukupnya minimal 100.000 –  500.000 atau sesuai dengan kebijakan masing-masing distributor, lalu jual pulsa tersebut ke calon pembeli dan lakukan transaksi pengisian pulsa. Setelah itu anda sudah resmi menjadi agen pulsa dan bisa melakukan bisnis pulsa.

Distributor Agen Pulsa Termurah & Paling Murah Terbaru

Untuk mendapatkan distributor pulsa yang murah dan terpercaya, anda bisa mendapatkannya Kudo. Ya, Kudo. Sepertinya hanya Kudo lah yang memberikan harga pulsa yang murah untuk modal yang minim sehingga agen Kudo akan mendapatkan keuntungan jual beli pulsa yang banyak. Selain itu, mengisi pulsa melalui Kudo sistemnya begitu cepat dan tidak lelet. Bagaimana tidak puas? Jika anda sudah bisa mengeluarkan modal yang sangat murah sekali namun keuntungan yang anda dapatkan menjadi berlipat ganda. Berjualan pulsa di Kudo juga akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan gratis voucher belanja di Kudo hingga satu juta rupiah! Wow, merupakan bonus yang sangat menarik bukan?

Jika anda tertarik untuk berbisnis pulsa dengan Kudo, anda bisa langsung mendaftar menjadi agen Kudo melalui website resminya ataupun dari aplikasi Kudo di Smartphone. Pendaftaran tidak dipungut biaya alias gratis. Tunggu apa lagi? Ayo segera bergabung di Kudo!

Kekecewaan Ducati Terhadap Operator MotoGP

Ducati merasa kecewa terhadap kebijakan baru MotoGP 2018. Pasalnya, operator MotoGP 2018 akan menetapkan sebuah regulasi baru yang terkait dengan pelaksanaan tes privat. Mayoritas dari tim-tim menyambut perubahan tersebut dengan sangat baik, namun Ducati berbeda. Tim pabrikan asal Italia itu memberikan kritikan pedas terhadap regulasi baru MotoGP 2018. Operator MotoGP bernama Dorna telah memutuskan untuk memberikan sedikit kebebasan kepada semua tim pada kompetisi MotoGP musim 2018 mendatang, jika sebelumnya regulasi juga membebaskan semua tim untuk dapat memilih tempat, dan waktu mengenai soal pelaksanaan tes privat yang kerap kali harus dijalani sebelum memasuki ajang kompetisi MotoGP tersebut.

Berita mengenai kekecewaan Ducati ini akhirnya diliput di berbagai media dan menjadi berita MotoGP terkini yang hangat untuk dibicarakan. Pada regulasi yang lama, tim yang telah memiliki sirkuit untuk melakukan tes privat dilarang untuk berada di tempat yang sama untuk balapan MotoGP tersebut selama 14 hari. Untuk sekarang, ada penyesuaian untuk regulasi yang baru, semua tim masih diizinkan untuk memilih sendiri sirkuitnya untuk menjalankan tes privat. Akan tetapi, penentuan waktunya harus ditetapkan oleh pihak MotoGP itu sendiri. Jika ada tim yang ingin melakukan tes privat di Misano, mereka baru bisa melakukan tes tersebut usai menjalani balapan di Misano pula. Sungguh hal yang agak menyusahkan untuk sebagian tim.

Selain itu, pada kompetisi MotoGP 2018 mendatang, hanya terdapat tiga tes dari 5 hari yang bisa dilangsungkan di lintasan MotoGP tersebut sebelum kompetisi dimulai. Para pembalap juga hanya akan diizinkan untuk melakukan tes di tiga tempat yang sudah disarankan dari pihak penyelanggara MotoGP saja. Sebenarnya hal ini sangat menguntungkan untuk semua tim MotoGP 2018 karena mereka dapat menghemat waktu serta biaya mereka untuk menjalani tes privat. Namun tidak dengan Ducati yang justru merasa kesal dengan perubahan ini. Pada berita MotoGP terkini disebutkan bahwa perubahan regulasi tersebut dapat membuat semua jadwal yang direncanakan oleh Ducati menjadi berantakan, sehingga Ducati harus kembali menyusun ulang jadwal untuk tes privat pembalapnya.