7 Mitos Kerja di Digital Marketing Agency di Indonesia

Tiada gading yang tak retak, mungkin itu pepatah yang cocok untuk menggambarkan dunia kerja di digital Agency. Dari luar mungkin terlihat menyenangkan seperti jam masuknya bebas, dapet makan siang gratis, banyak game di dalem kantornya dan masih banyak lagi. But guys, tunggu dulu karena gak semuanya benar, lho..

Saya sendiri merupakan salah satu karyawan di perusahaan digital marketing agency di Jakarta, Indonesia. Walaupun baru sekitar 4 bulan kerja di dunia agency, tapi kurang lebih saya sudah mengetahui bagaimana budaya kerja di dunia ini. Awalnya saya juga berpikiran banyak hal dan termakan mitos etic kerja di dunia agency, sampai akhirnya saya mengalaminya sendiri dan mengetahui yang sebenarnya.

Overall, kerja di dunia digital marketing agency itu fun kok, namun banyak sekali mitos-mitos miring soal pekerjaan kami. Maka dari itu, saya ingin memberikan pengalaman berbagi kepada anda semua melalui tulisan ini. Tanpa basa-basi lagi, yuk simak 7 mitos yang beredar saat ini soal bekerja di dunia digital agency:

Pada Jarang Mandi

Kalau kalian ngeliat karyawan yang kerja di agency dan pakaiannya kumel, rambut berantakan dan cenderung bau, maka kalian itu hanya KEBETULAN ngeliat karyawan yang model begitu. Faktanya, gak semua karyawan di digital agency kayak gitu kok. Justru di tempat kami bekerja, karyawannya cenderung rapih dan wangi-wangi.

Jam Kerja Santai

Beberapa digital agency di Jakarta mungkin menerapkan jam masuk yang fleksibel bagi karyawan mereka. Namun, tidak untuk perusahaan tempat saya bekerja. Kami ingin work-life balance tetap seimbang, jadi CEO kami memutuskan untuk masuk tepat jam 9 pagi dan pulang jam 6 sore. So, kecil bagi kalian untuk punya mata panda 😊

Gajinya Gede

Punya temen kerja di agency jalan-jalan ke luar negeri terus tiap tahun? Atau ngeliat dia belanja online shop hampir tiap hari? Well, mungkin dia satu dari ribuan orang yang beruntung bisa makmur kaya begitu. Saya sih Aminin aja kalau orang berpendapat seperti itu hehe. Tapi, gak ada jaminan kalau kerja di dunia agency gaji kalian bakal sebesar waktu yang telah kalian luangkan. Beberapa digital agency di Jakarta punya rate yang berbeda-beda, ada yang bayarannya standart dan ada juga yang berani bayar mahal karyawannya. So, sebelum kalian masuk ke suatu perusahaan lebih baik cari tahu dlu rate gaji karyawan yang bekerja disana.

Pantang Pulang Sebelum Lembur

Nah ini yang mungkin sering kalian denger tentang dunia agency. Karyawan bermata panda yang berpandangan kosong kecuali ngeliat layer laptop hampir 24 jam sehari. Well, agak lebay sih tapi jujur, saya jarang sekali lembur. Itulah salah satu kelebihan yang ada di kantor saya, kami kerja mulai dari jam 9, bikin kopi terus focus ngerjain task hari ini daaan… tiba-tiba sudah jam 6 dan kita pulaang. It’s that simple selama kita bisa manfaatin waktu kerja sebaik mungkin, gak ada kata lembur kalau memang sangat dibutuhkan.

Banyak Game

Beberapa company sekarang membuat area khusus di dalam kantor mereka untuk tempat peristirahatan dan bermain karyawannya. Di digital agency tempat saya bekerja juga punya area seperti itu, bahkan kami punya mini futsal di dalam kantor kami. Tapi gak semua agency mendukung fasilitas seperti ini. Jadi, jika kalian mau masuk ke dalam sebuah agency, lihat dulu bagaimana workspace mereka, apakah kerjaan dan fasilitas yang mereka berikan itu sebanding.

Makan Siang Gratis!

Yuhuuuu, ini dia fasilitas yang sedang booming di kalangan digital agency di Indonesia. Free Meal! Kalau dibilang ini mitos sebenarnya bisa iya bisa enggak, karena makan siang gak hanya berupa makanan tapi juga bisa uang. Di tempat kantor saya bekerja, mereka tidak menyediakan makan siang tapi langsung memberikan uang makan siang yang di rapel di akhir bulan. So, kalian bisa memanfaatkan sendiri mau beli makan siang yang lebih murah dari jatah uang makan siang atau yg lebih mahal sekalipun. It’s all you to decide.

Kerjanya Fun dan Kreatif

Nah, pasti kalian berpikir kalau kerja di agency bisa sepuasnya menyalurkan ide kreatif kalian dan menghasilkan kebanggan tersendiri kalau pendapat kita membuahkan hasil. Well, bisa dibilang benar dan bisa juga tidak. Sepengalaman saya bekerja di dunia digital marketing agency, kami sangat menghargai yang namanya ide kreatif dan mencoba menghasilkan yang terbaik. Namun, kalau kita berbicara apakah itu fun atau tidak, jawabannya tergantung dari bagaimana kalian menyikapinya. Jika kalian terpaksa masuk ke dunia agency dan terpaksa untuk berpikir kreatif mungkin kalian akan merasa gak se-fun mereka yang memang senang untuk melakukannya. So, semua itu tergantung dari cara berpikir kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *